Minggu, 22 Agustus 2010

Gempa di Jogjakarta 21 Agustus 2010

Goncangan gempa yang terjadi di Bantul juga dirasakan oleh warga kota Jogjakarta, Temanggung, Wonosobo dan Magelang.

Masyarakat Yogyakarta yang tengah menikmati buka puasa seketika berlarian panik keluar rumah karena merasakan bumi bergoyang, getaran gempa yang lumayan dasyat.

Genteng dan kaca jendela/pintu rumah bergetar keras memaksa penduduk keluar rumah, trauma dengan kejadian gempa tahun 2006 yang sempat memporak porandakan Yogyakarta dan sekitarnya.


Dijalanan, mobil dan sepeda motor serentak membunyikan klakson sembari melambatkan kecepatannya bahkan tidak sedikit yang berhenti tanpa sempat menepi ketepian badan jalan, saking kerasnya guncangan bumi.

Hingga menjelang pukul 7 malam, sebagian besar masyarakat Yogyakarta masih belum berani masuk kerumah masing-masing khawatir dengan adanya gempa susulan yang diduga lebih kuat lagi.

Situs Resmi Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika
mengatakan gempa ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 21 Agustus 2010 sekitar jam 18:41:38 WIB, dengan lokasi 8.03 LS - 110.39 BT, Magnitude Skala Richter 5.0, kedalaman 10 km, tidak berpotensi Tsunami.

Gempa yang berkekuatan 5,0 Skala Richter tersebut juga menurut Situs Resmi Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika, pusat gempa berada pada 15 km Tenggara Bantul - DIY 24 km barat daya Wonosari - DIY, 26 km Tenggara Yogyakarta - DIY , 42 km barat daya Klaten - Jawa Tengah, 446 km tenggara Jakarta.

Tidak ada komentar: